-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Atzeby Yatu Lensi Sujiwo memaknai Hari Perempuan Internasional

Redaksi author photo

Wakil Ketua Pegerak PKK Kab Kubu Raya, Atzeby Yatu Lensi Sujiwo
Kubu Raya (Kalbar News) - Perempuan masa kini itu tugasnya tidak lagi hanya di Sumur, di Kasur dan di Dapur, hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kubu Raya, Atzeby Yatu Lensi Sujiwo ketika ditemui di kediaman Komplek  Mediterania Palace Jl Sui Raya Dalam,  Sabtu (09/03/2019).

Pernyataan Wakil Ketua Pegerak PKK Kab Kubu Raya itu memaknai Peringatan Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret, Terlebih di era sekarang Perempuan harus mampu memberikan sumbangsih bagi masyarakat banyak. 

"Di era sekarang, Perempuan harus bisa memberikan sumbangsih kepada kegiatan yang ada pada Masyarakat kita. Perempuan tidak lagi hanya sebatas pada pepatah 'Kasur, Sumur, Dapur'. Itu sudah tidak zamannya lagi," ucap Atzebi.

Menurut Atzebi, perhatian negara terhadap perempuan sangat luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peringatan yang hanya ditujukan kepada perempuan. Sebagai contoh, lanjut Atzebi, terdapat Hari Ibu dan Hari Perempuan.

"Perempuan itu istimewa karena ada penghargaan oleh Negara, pertama ada hari Ibu, kedua ada hari Perempuan," tuturnya.

Atzebi lantas mendorong para perempuan untuk berani berkiprah di segala bidang. Hal itu dikatakannya bertujuan supaya kesetaraan gender dan emansipasi perempuan tidak lagi menjadi sebatas isu belaka. Terlebih kata Atzebi, sudah ada ruang khusus yang diperuntukkan negara kepada kaum perempuan. 

"Perempuan harus bisa berkiprah dalam segala bidang. Kesetaraan gender dan emansipasi wanita hendaknya tidak lagi dijadikan suatu isu, melainkan sebuah kenyataan. Kita harus bisa mengisi ruang-ruang yang sebenarnya sudah dialokasikan kepada kaum perempuan. Sebagai contoh, perempuan sudah diberi kuota 30% dalam pencalegan. Artinya, ruang-ruang itu harus kita isi," ajaknya. 

Istri Wakil Bupati Kubu Raya ini juga mengajak para perempuan untuk mau menggeluti dunia bisnis. Sebab menurut dia selain bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga juga terdapat banyak keuntungan yang bisa diraih oleh kaum perempuan dengan berbisnis. 

Para Perempuan jangan takut untuk menggeluti bisnis, karena hal itu dapat menciptakan lapangan pekerjaan, menyumbang pajak kepada negara dan menambah penghasilan keluarga.

Diakhir pembicaraan tentang Makna Peringatan Hari Perempuan Internasional, Atzeby mengingatkan selain beraktifitas dan mengeluti semua Profesi Perempuan terkini,  dirinya mengajak semua perempuan untuk tetap menjalankan kewajiban sebagai seorang istri yang bisa mendampingi suami dan keluarganya.

"Selain saya mengajak untuk Para Perempuan berkiprah disemua bidang tetapi jangan sampai melupakan kewajiban terhadap suami dan keluarga," pungkasnya. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini