-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Breaking News: Tsunami landa Selat Sunda

Redaksi author photo

Banten (Kalbar News) - Warga di pesisir Selat Sunda dilanda gelombang Tsunami yang disertai naikknya air laut secara tiba-tiba melanda beberapa daerah,  diantaranya Serang, Banten, Lampung Selatan, Minggu (23/12/2018).

Bencana ini terjadi Sabtu malam sekira pukul 21: 30 wib yang mengakibatkan beberapa rumah di sekitar pantai hancur dan terbawa arus gelombang. 

Menurut informasi yang di peroleh dari BPBD Provinsi Lampung Kusmayadi saat ini sedang dilakukan evakuasi warga yang mengungsi di beberapa tempat. 

Saat ini korban meninggal sudah mencapai 28 orang, puluhan luka-luka, dan saat ini masih dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat. 

Sementara itu Kepala BMKG Dwikorita menyatakan ancaman Tsunami masih sangat mungkin terjadi, hal ini dikarenakan adanya Erupsi Anak Gunung Krakatau. 

"Dikarenakan adanya Erupsi Anak Gunung Krakatau dan Potensi Gelombang tinggi maka ancaman Tsunami sangat mungkin terjadi,  maka kami menghimbau warga untuk tidak kembali dulu di sekitar Selat Sunda," ungkap Dwikorita. (tim liputan) 

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini