-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Gubernur Minta tingkatkan Daya Saing Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Kalbar

Redaksi author photo

Foto : Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XX dan XXI di Aula BPSDM Kalbar. 


Pontianak ( Kalbar News) - Gubernur Kalbar H Sutarmidji meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemprov Kalbar mampu melakukan tugasnya dengan inovasi-inovasi baru. Tanpa inovasi, maka ASN tidak dapat bekerja dengan baik. 

"Inovasi merupakan bagian dari kita untuk meningkatkan daya saing kita," pinta H Sutarmidji, Jumat (19/10), saat Penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XX dan XXI di Aula BPSDM Kalbar. 

Gubernur juga masih melihat dalam proses penempatan seorang pejabat dalam Jabatannya kepada ASN tidak memiliki kompetisi, sesuai data BKD, banyak pejabat Pemprov Kalbar yang menjabat suatu jabatan tidak sesuai dengan pendidikan yang mereka tekuni. 

Sutarmidji saat menjabat sebagai Wali Kota tidak pernah sekalipun menonjabkan seorang pejabat, kecuali dia bersalah, karena memang tidak boleh menonjobkan seorang pejabat. 

Dikatakannya, Kalau mau Rolling itu boleh, tapi jangan sampai menonjobkan pejabat yang masih produktif, negara akan rugi besar, apalagi secara kompetensi miliki kemampuan sangat baik. 

"Saya janji, tidak akan mendudukan seorang pada jabatan/mencopot jabatan seorang dalam kondisi marah. Saya menempatkan seorang dalam jabatan apapun, saya harus berlaku profesional," katanya.

Dijelaskannya, ada satu hal yang tidak boleh dilakukannya ketika ada campur tangan pihak ketiga atau orang luar di luar struktur Pemerintahan ikut dalam penempatan seorang pejabat dilingkungan Pemprov Kalbar.

"Jadi, jangan coba-coba ketika anda memiliki peluang untuk menduduki jabatan, kemudian ada pihak ketiga berikan bisikan, saya langsung batalkan. Pasti saya batalkan," ingatnya, seraya menambahkan, saat dirinya menjabat Wali Kota hal ini sudah pernah dijalankan. 

Hal ini dilakukan, karena Gubernur Kalbar berkeyakinan, tidak mungkin pejabat yang dibisikan pihak ketiga akan berinteraksi dengan dirinya. "Ketika jabatan harus lewat orang ketiga, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Saya tidak mau," ingatnya lagi. (hms/tim liputan)

Editor : Mad

Komentar Anda

Berita Terkini