KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Aksi seorang warga yang sempat menghadang mobil tangki pemadam kebakaran (damkar) saat bertugas memadamkan kebakaran lahan di Komplek SPK, Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, akhirnya berujung permintaan maaf. Usai Hadang Mobil Damkar, Warga Akhirnya Minta Maaf kepada Masyarakat dan Petugas
Setelah videonya ramai diperbincangkan dan menuai beragam reaksi dari warganet, warga bernama Sunardi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kubu Raya, Bupati Kubu Raya, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Raya Dalam, petugas Damkar, serta petugas BPBD.
Dalam pernyataannya, Sunardi mengaku tidak memiliki niat untuk menghalangi ataupun menahan laju mobil pemadam kebakaran. Ia menjelaskan bahwa protes yang dilakukannya dipicu oleh dugaan keretakan pada rumahnya setelah mobil tangki damkar berukuran besar masuk ke kawasan Komplek SPK.
"Saya atas nama Sunardi mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat Kubu Raya, Bapak Bupati Kubu Raya, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Raya Dalam, petugas Damkar dan petugas BPBD. Saya mohon maaf atas kejadian tadi siang yang sempat menghambat petugas pemadam kebakaran. Alasan saya bukan untuk memblokir ataupun menahan mobil pemadam kebakaran, tetapi karena rumah saya retak setelah tangki besar itu masuk ke Komplek SPK. Saya mohon maaf atas kekhilapan saya kepada seluruh warga Kubu Raya, khususnya warga komplek dan seluruh petugas pemadam kebakaran," ujar Sunardi.
Permintaan maaf tersebut diharapkan dapat mengakhiri polemik yang sempat mencuat di media sosial. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara keretakan rumah yang dikeluhkan dengan aktivitas mobil tangki pemadam kebakaran. (Tim Liputan)
Editor : Aan