Titik Panas Kalbar Capai 762, Ketapang Tertinggi, Kubu Raya Masuk Lima Besar
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mencatat sebanyak 762 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat pada 1 Agustus 2026 pukul 00.00–23.00 WIB.
Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 247 titik, terdiri dari 213 tingkat kepercayaan sedang, 26 tinggi, dan 8 rendah. Posisi berikutnya ditempati Sanggau dengan 171 titik, disusul Sekadau sebanyak 87 titik, Melawi 55 titik, serta Kayong Utara 54 titik.
Sementara itu, Kubu Raya tercatat memiliki 20 hotspot, seluruhnya didominasi tingkat kepercayaan sedang sebanyak 19 titik dan 1 titik berkategori rendah. Adapun Pontianak dan Singkawang tidak terdeteksi adanya hotspot.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat 23 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah, 678 sedang, dan 61 hotspot berkategori tinggi, yang memerlukan kewaspadaan lebih karena berpotensi mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG menjelaskan, hotspot merupakan hasil deteksi sensor satelit VIIRS dan MODIS yang mengidentifikasi anomali suhu panas di permukaan bumi. Namun demikian, keberadaan hotspot belum tentu menunjukkan adanya kebakaran sehingga tetap memerlukan verifikasi di lapangan