KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Ribuan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Pontianak Utara mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di halaman Tugu Khatulistiwa, Sabtu (23/5/2026). Ribuan Murid PAUD Pontianak Utara Antusias Ikuti Manasik Haji di Tugu Khatulistiwa
Kegiatan edukatif bernuansa islami tersebut diikuti sekitar seribuan peserta dari berbagai PAUD di Kecamatan Pontianak Utara. Sejak pagi, para murid bersama para guru dan orang tua tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian manasik haji yang telah disiapkan panitia.
Dengan mengenakan pakaian muslim dan busana ihram mini, para peserta menjalani simulasi ibadah haji layaknya di Tanah Suci. Prosesi dimulai dari melewati terowongan Mina, kemudian melontar jumrah Aqobah, melaksanakan tawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, dilanjutkan dengan Sa’i, hingga ditutup dengan tahalul.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para murid PAUD terlihat senang dan bersemangat mengikuti setiap tahapan manasik haji sambil didampingi guru dan orang tua masing-masing.
Ketua HIMPAUDI Kecamatan Pontianak Utara, Nurhasanah, S.Pd.I mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan rukun Islam kelima kepada anak sejak usia dini melalui metode simulasi yang menyenangkan.
“Manasik haji ini untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang rukun Islam kelima. Ini merupakan simulasi agar ketika mereka dewasa nanti sudah memahami tahapan ibadah haji,” ujarnya.
Nurhasanah juga menambahkan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, namun juga melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan keberanian anak-anak dalam mengikuti kegiatan kelompok.
Sementara itu, Ketua Panitia Manasik Haji, Murti Ningsih menyampaikan pelaksanaan kegiatan berlangsung kurang lebih selama dua jam dengan melibatkan seluruh lembaga PAUD di Kecamatan Pontianak Utara.
“Alhamdulillah pelaksanaan manasik haji berjalan lancar. Kegiatan ini berlangsung sekitar dua jam dan diikuti dengan sangat antusias oleh anak-anak maupun orang tua,” katanya.
Murti Ningsih menambahkan kegiatan manasik haji tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pengenalan nilai-nilai keagamaan kepada anak usia dini.
“Kegiatan ini memang rutin kami laksanakan setiap tahun. Harapannya anak-anak bisa belajar sambil bermain dan mengenal ibadah haji sejak kecil,” tambahnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan