-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Warga Dua Kecamatan Terdampak Banjir Terima Bantuan Pemkab Kubu Raya

Redaksi author photo
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan serahkan bantuan kepada Camat Sui Ambawang dan Kuala Mandor B

Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Kuala Ambawang dan Kuala Mandor B. Bantuan diterima Camat Kuala Mandor B Yansen Sibarani dan Camat Sungai Ambawang Satuki di halaman Kantor Camat Sungai Ambawang, Jumat (20/12/2019).

Sehari sebelumnya bantuan juga diterima Camat Satuki dari Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kubu Raya. Bupati Muda mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan stok cadangan milik Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang akan disalurkan kepada warga terdampak banjir di dua kecamatan.


"Bantuan ini akan kita salurkan untuk enam desa. Lima desa di Ambawang dan satu desa di Kuala Mandor B, dengan total bantuan lebih dari 51 ton beras," ujarnya.

Menurut Muda, bantuan yang diserahkan merupakan antisipasi bagi warga terdampak banjir. Sebab adanya musibah membuat warga tak bisa beraktivitas seperti biasa.

"Kondisi ini tentu sangat menyulitkan mereka, terlebih pada dusun yang terkepung oleh genangan," katanya.

Muda menyebut bantuan yang diberikan merupakan hak masyarakat yang mendapat musibah. Dirinya berterima kasih kepada Bulog yang cepat merespons permintaan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan menyiapkan cadangan beras. Ia pun mengapresiasi pemerintah desa dan para pengurus RT yang sigap menyikapi banjir yang terjadi. Termasuk warga yang tanggap mengatur lalu lintas  selama  jalan tergenang air.

"Saya mengapresiasi dan bangga terhadap warga yang bersedia selama 24 jam secara bergantian mengatur lalu lintas pada jalan yang tergenang. Karena memang sangat berbahaya jika ada yang tergelincir atau kecelakaan karena jalan yang tergenang itu," paparnya.

Lebih lanjut Muda mengatakan ke depan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan meningkatkan upaya antisipasi. Di antaranya dengan menyiapkan obat-obatan.

"Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi, karena masih ada pasang surut air. Mudah-mudahan distribusi bantuan ini berlangsung lancar," harapnya.

Merespons kondisi petani yang mengalami penurunan produktivitas pertanian, Muda menyatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan berupaya melakukan pemulihan. Di antaranya menyiapkan bibit pertanian. Dia menambahkan, tak hanya bantuan logistik, pemerintah daerah juga memperhatikan kesehatan warga dengan mengintruksikan Puskesmas Ambawang, Lingga, dan Kuala Mandor untuk terus  memantau kesehatan warga terdampak banjir di enam desa.

"Terutama anak-anak dan ibu-ibu hamil, karena dampaknya ini jelas sangat membahayakan kesehatan. Kita berharap warga tidak terserang penyakit," ucapnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini